Visi Universitas:

"Pendidikan Tinggi yang unggul, sehat dan bermutu, dalam IPTEK, Inovasi serta IMTAQ bersinergi dengan kearifan lokal, berwawasan global"

Pendidikan Tinggi unggul adalah Pendidikan tinggi yang memiliki kompetensi tinggi, daya saing, dan bijaksana dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang dimilikinya untuk meningkatkan martabat bangsa dan negara serta kemanusiaan pada umumnya. Pendidikan Tinggi yang unggul dapat dicapai melalui penetapan kebijakan kurikulum yang berbasis kompetensi dengan mengacu kepada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan melaksanakan Proses Pembelajaran Kurikulum Berbasis Kompetensi (P2KBK).

Pendidikan Tinggi Sehat adalah perguruan tinggi yang memenuhi ketentuan yang ditetapkan Kementerian Ristek dan Dikti yaitu:

  1. Memiliki izin pembukaan program studi dari Kementerian Ristek dan Dikti dan Kementerian Agama RI.
  2. Memiliki Statuta Perguruan Tinggi.
  3. Memiliki Rencana Strategis.
  4. Memiliki dan menjalankan standar dalam bidang akademik dan non akademik.
  5. Melaporkan kegiatan proses pembelajaran seluruh prodi setiap semester ke Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, Ditjen Dikti.
  6. Tidak menyelenggarakan kegiatan pembelajaran dalam suatu program studi tanpa izin Kementerian Riset dan Dikti dan Kementerian Agama RI, termasuk kelas jauh.
  7. Tidak menyelenggarakan kegiatan pembelajaran berupa tatap muka melebihi 9 (sembilan ) jam perhari untuk seorang mahasiswa.
  8. Diselenggarakan oleh Yayasan yang disahkan oleh Pejabat yang berwenang
  9. Tidak sedang konflik kelembagaan, baik secara internal maupun secara eksternal perguruan tinggi.

IPTEK adalah suatu sumber informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan atau wawasan seseorang di bidang teknologi, baik itu penemuan-penemuan yang bersangkutan dengan teknologi ataupun perkembangan dibidang teknologi itu sendiri.

Inovasi adalah suatu proses atau hasil pengembangan pemanfaatan / mobilisasi pengetahuan ketrampilan dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk (barang dan atau jasa, proses, dan/ atau sistem yang baru yang berbeda dari sebelumnya

IMTAQ adalah merupakan wahana yang akan mengarahkan dunia pendidikan menuju target yang dituju, yakni menciptakan generasi beriman dan bertaqwa kepada Allah. Imtaq akan menjadi peneguh karakter penerus bangsa guna menjaga nilai moral bangsa di tengah era globalisasi.

Kearifan lokal adalah segala bentuk kebijaksanaan yang didasari oleh nilai-nilai kebaikan yang dipercaya, diterapkan dan senatiasa dijaga keberlangsungannya dalam kurun waktu yang cukup lama (secara turun temurun) oleh sekelompok orang dalam lingkungan atau wilayah tertentu yang menjadi tempat tinggal mereka. Hal tersebut terwujud dalam beberapa bentuk seperti:

  1. Pola pikir masyarakat yang berbudi pekerti yang baik
  2. Persaan mendalam terhadap tanah kelahiran.
  3. Bentuk perangai/ tabiat masyarakat kebanyakan pada daerah tertentu yang akan tetap melekat dan dibawa saat berbaur dengan kelompok masyarakat/ lingkungan yang berbeda.
  4. Filosofi hidup masyarakat yang mendarah daing dan tetap lekat meski telah lama hidup di perantauan.
  5. Keinginan besar untuk tetap menjalankan adat/tradisi yang telah lama diikuti secara turun temurun.

Kearifan lokal adalah nilai budaya masyarakat yang tumbuh dan berkembang serta menjadi bagian dari adat dan kebiasaan masyarakat itu sendiri yang dijadikan landasan dalam pola kehidupan terutama budaya yang relevan dan bersinergi dengan agama Islam yang dipeluk masyarakat Aceh (Adat bak Poteumeureuhom, hukom bak Syiah Kuala, Qanun bak Putroe Phang, Reusam bak Laksmana), di mana beberapa hal akan berperan penting dalam perkembangannya, diantaranya: bahasa, agama, kesenian, taraf pndidikan masyarakat, perkembangan teknologi, dan seni budaya.

Pernyataan Misi

Visi Unida kemudian dijabarkan secara sistimatis dan komprehensif ke dalam misi, yang meliputi :

  1. Membangun kesehatan organisasi melalui tata kelola universitas (good governance).
  2. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang mampu menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas dengan kepribadian dan moral yang baik, serta mampu menerapkan IPTEK dan IMTAQ dengan memanfaatkan kearifan lokal.
  3. Menyelenggarakan penelitian dalam rangka mengkaji, menghasilkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta inovasi baru yang bersinergi dengan kearifan lokal sesuai dengan kebutuhan lokal, nasional dan regional.
  4. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dengan menerapkan IPTEK dan IMTAQ serta menciptakan inovasi baru untuk kesejahteraan masyarakat.
  5. Membangun jejaring kerjasama dengan mitra terkait, baik dengan instansi pemerintah maupun dengan badan swasta baik di dalam maupun di luar negeri.